Posted by: dora_emon | January 22, 2010

UKUR KUALITAS SEKSUAL ANDA ====================

Rata-rata wanita pernah membayangkan atau malah mengasumsikan romantis adalah bila pasangan mereka menghadiahkan bunga, coklat atau kecupan kecil. Padahal arti romantis sebetulnya jauh lebih dalam dari pada sekadar hadiah-hadiah tersebut.

Suasana romantis tidaklah identik dengan rangkaian bunga atau kecupan. Melainkan jalinan rasa yang sangat dekat, hingga seakan tak terpisahkan. Kepekaan adalah faktor penting mengembangkan romantisme. Salah satu hal praktis yang dapat dilakukan untuk membangkitkan sisi romantisme seseorang adalah memanfaatkan aktivitas seksual.

Ada lima tahap yang bisa digunakan oleh pasangan suami istri untuk mengukur kualitas hubungan seksual.

Tahapan tersebut adalah:

1. Tahap Erotis

Banyak cara untuk mengekspresikan keinginan bercinta pada pasangan? Hal mana kadang setelah menikah, romantisme menjadi pudar karena rutinitas dan kesibukan mengurus keluarga. Cara terbaik mengembalikan romantisme adalah mengungkapkan keinginan tersebut secara terbuka.
Anda bisa langsung mengajak pasangan atau sekadar menggodanya dengan penampilan seksi anda. Jika anda sudah terbiasa dengan tahap ini, dijamin kehidupan seksual anda akan selalu bergairah.

2. Tahap Sensual

Apakah anda termasuk pasangan yang masih sering bercumbu dan berciuman dengan pasangan? Menurut Michael Cane, penulis The Art of Kissing, berciuman memiliki banyak manfaat. Selain mengembalikan hasrat dan romantisme, berciuman juga memicu proses peningkatan kekebalan tubuh dan bisa membuat anda merasa kian menarik.
Jika anda dan pasangan masih melakukan hal ini, maka anda masih bisa merasakan sensualitas yang bisa mempengaruhi seluruh indera perasa. Bercumbu atau membuat gerakan-gerakan menggoda akan membuat pasangan lebih mesra dan nyaman. Hal tersebut akan membuat anda tampak seksi sehingga acara bercinta semakin menggebu-gebu.

3. Tahap Keintiman

Jika anda pernah ingat pepatah ‘mata adalah jendela hati’, maka jangan menutup mata anda saat melakukan hubungan seksual atau malah tertidur setelah bercinta.
Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan perasaan, seperti mengelus, memegang tangan dan yang utama menatap mata pasangan. Anda akan merasakan keintiman yang meningkat drastis.

4. Tahap Relaks

Suasana bercinta tidak harus selalu diam. Humor juga bisa dijadikan salah satu faktor penghangat. Kapan terakhir anda dan si dia tertawa bersama saat bercinta atau setelah bercinta? Jika Anda lupa maka anda harus hati-hati, karena bukan tidak mungkin hal ini adalah pertanda bahwa aktivitas seks sudah menjadi ‘kewajiban’ seperti rutinitas yang membosankan.
Ingin tetap dapat menikmati aktivitas bercinta? Tertawa dan saling bercerita adalah resep mujarab untuk membangun keakraban dalam memperkuat jalinan cinta dengan pasangan.

5. Tahap Kejiwaan

Sebaiknya sudah saatnya anda mengubah mindset bahwa seks adalah sesuatu yang harus dilakukan sebagai kewajiban pasangan suami istri. Seks haruslah menjadi kebutuhan jiwa bukan kewajiban.
Artinya jika seks telah menjadi kebutuhan jiwa antara anda dan pasangan, maka setelah bercinta anda akan merasa lapang dan lega seolah tanpa beban. Karena jika tidak, maka pada tahap ini anda tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali rasa lelah semata.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: