Posted by: dora_emon | February 6, 2010

ETIKA BERCINTA

Ditulis oleh dr. Ning Puji hastuti (Pengasuh Rubrik my Love Cristal X)

Yuk, pahami etika bercinta
================

Kata atau kalimat apa yang Anda katakan kepada pasangan saat akan mengajaknya bercinta? Apakah Anda juga mempersiapkan diri sebelum melakukan hubungan seksual? Hal-hal seperti ini memang terkesan kecil dan tak begitu penting sehingga sering diabaikan. Padahal, etika juga diperlukan dalam berhubungan seksual.

Masalahnya, etika bercinta tidak diajarkan di mana pun, bahkan tidak di kelas kepribadian sekalipun. Namun, sebenarnya mudah saja. Inti dari aturan bercinta sama seperti aturan lainnya, “perlakukan pasangan seperti Anda mengharapkan pasangan memperlakukan Anda”.

Nah, sekarang coba bayangkan perlakuan apa yang Anda inginkan saat bercinta? Jika masih bingung juga, maka kami beri contekannya.

Bersih dan cantik
Bagaimana penampilan Anda saat hendak bercinta? Apakah berdandan cantik dan memakai pakaian menggoda? Atau hanya tampil seadanya dengan pakaian tidur yang kumal dan tidak rapi, bahkan belum atau tidak mandi atau tidak gosok gigi?

Tidakkah Anda berpikir pasangan akan memperhatikan hal-hal seperti ini dan akan melakukan hal yang sama? Anda mungkin sedang merasa bergairah. Namun, jika Anda tidak mau repot untuk membuat diri Anda menggairahkan, apakah cukup bijaksana mengajak pasangan bercinta? Melihat penampilan Anda, pasangan malah mungkin tidak tertarik untuk bercinta. Jika di depan orang banyak Anda merasa harus tampil rapi dan cantik, maka mengapa di depan pasangan tidak?

Jadi, jangan mulai menggoda untuk foreplay jika tubuh Anda masih bau makanan yang bisa menimbulkan bau napas tak sedap. Akan lebih baik jika Anda membersihkan badan dulu, mandi, dan kalau perlu memakai parfum kegemaran pasangan agar Anda tampil menggoda dan menggairahkan.

“Say what you want”
Tidaklah bijaksana dan tidak juga dibenarkan jika Anda hanya menyerahkan diri kepada pasangan seraya memberikan sinyal, “Ini tubuhku, coba pikirkan apa yang bisa kamu lakukan dengan tubuhku ini.”

Daripada pasrah malah tidak puas, mengapa tidak mengatakan apa yang Anda inginkan? Anda hanya perlu sedikit mengumpulkan keberanian dan rasa percaya diri untuk meminta pasangan melakukan apa mau Anda. Hal ini juga akan membuat pasangan melakukan hal yang sama pada Anda.

Toh, jika Anda tak bisa membantu pasangan untuk memuaskan Anda, maka Anda akan membuat pasangan gagal menjalankan tugasnya. Alhasil, hal ini bisa menimbulkan sikap saling menyalahkan, kemarahan, dan saling menuduh.

Jangan mencela
Apa yang Anda lakukan saat melihat perut pasangan mulai tak terlihat six pack lagi? Mengkritik atau bahkan mencela? Ups, jangan lakukan hal itu. Anda tentu tak mau mengalami hal yang sama, kan, dicela pasangan karena tubuh yang mulai melar?

Apalagi ada hal-hal dalam diri perempuan yang berpotensi menimbulkan kritikan ataupun celaan saat bercinta. Salah satunya adalah saat pemanasan yang panjang. Pada saat ini, udara yang masuk ke dalam “Miss V” terkadang keluar seperti bunyi buang angin yang pelan? Istilahnya, love butterflies.

Jika hal ini terjadi pada Anda, maka tak perlu merasa malu. Berikan saja penjelasan ilmiah ini pada pasangan agar ia tidak mengritik ataupun mencela Anda. Toh, sebenarnya kita pun punya hak untuk “bersuara” di depan pasangan, mengatakan atau melakukan apa pun yang kita inginkan, tanpa khawatir dicela.

Tanpa paksaan
Hindari bercinta dengan amarah atau mengkritik. Seks yang diwarnai umpatan tidaklah sehat. Begitu pula bercinta dengan paksaan. Itulah pentingnya Anda mengatakan apa yang diinginkan, termasuk ketika Anda sedang tidak menginginkan seks.

Jadi, pastikan pasangan tahu apa yang Anda mau dan persetujuan Anda untuk berhubungan seks. Etika seksual tidak ada artinya jika Anda dan pasangan tidak saling menghargai hak seksual dasar masing-masing.

Saling menghormati
Pernahkah Anda menolak ajakan pasangan? Atau sebaliknya, ajakan Anda ditolak pasangan? Apa pun itu, Anda berdua mesti berbesar hati dan siap menerima penolakan. Tidak setiap saat kita siap beraksi, bukan?

Apalagi jika Anda merasa tidak dapat atau tidak mau memberikan apa yang pasangan inginkan (misalnya, seks oral). Anda berhak menolak dan pasangan tak boleh bersikeras memaksa Anda untuk melakukannya.

Tentu saja, penolakan ini jangan Anda berlakukan selamanya. Tidak ada salahnya sesekali Anda memberikan layanan tersebut demi kepuasan pasangan. Dengan begitu, pasangan pun akan senang hati memberikan apa yang Anda inginkan. Ayo, saling menghormati kebutuhan masing-masing.

Ekspresi kepuasan
Ketika pria mencapai puncak, itulah akhir dari kegiatan seks Anda. Enaknya menjadi perempuan, kita bisa mendapatkan klimaks alias orgasme berkali-kali. Meski untuk itu, kita membutuhkan foreplay agak lama.

Di sini, Anda perlu meminta pasangan bersikap bijak. Maksudnya, minta pasangan untuk tidak egois menyelesaikan “permainan” dan menunggu Anda juga. Mengetahui Anda berhasil dipuaskan akan memberi ekstra kepercayaan diri pada pasangan.

Katakan terima kasih
Jika Anda dapat mengucapkan terima kasih kepada pelayan restoran, semestinya Anda pun bisa berterima kasih kepada pasangan atas “kesediaannya”. Kalau Anda malu mengucapkannya, ada banyak cara kok untuk berterima kasih tanpa perlu berkata-kata.

Biarkan tetap rahasia
Tahukah Anda mengapa orang India tidak memelihara burung kakatua atau beo di kamar tidur? Jenis burung ini akan dengan mudah mempelajari dan mengulang ucapan tuannya.

Eit, ini bukan berarti kami menyarankan Anda untuk tidak memelihara burung di rumah. Maksudnya, apa pun yang diucapkan Anda dan pasangan pada saat orgasme, (istilahnya “nyanyian burung di pagi hari”) itu bersifat pribadi dan harus dirahasiakan. Jadi, tetaplah menjaga rahasia itu untuk Anda berdua saja.
——————–

Untuk membalas pesan ini, ikuti tautan di bawah ini:
http://www.facebook.com/n/?inbox%2Freadmessage.php&t=1088726514847&mid=1cdf766G606ed158Gac68c9G0

Advertisements
Posted by: dora_emon | February 6, 2010

RAHASIA MRS VAGINA DAN SELUK BELUKNYA

Ditulis oleh  Ibu Hasti Sagita (Pengasuh Rubrik My love Cristal X)

Membicarakan yang satu ini dulu hrs pakai bisik2……karena suaranya terlalu lirih akhirnya banyak yg nggak dengar dan jadi awam. Padahal sebagai perempuan miss v adalah harta pusaka yang harus dijaga , dirawat melebihi yang lainnya…..karena dia salah satu simbol kehormatan wanita.

Izinkan saya menyunting artikel dr sana sini demi pembelajaran kita sebagai wanita. Kalau saya saja yg cari berita tidak bosan , semoga teman2pun tidak bosan membacanya.

5 TRIK MENGETAHUI KESEHATAN VAGINA
=========================

PARA perempuan seringkali lebih memprioritaskan penampilan daripada merawat bagian tubuh yang paling sensitif macam vagina. Mereka tak mengetahui bahwa organ tubuh yang satu ini mempunyai manfaat yang luar biasa.

Vagina merupakan jaringan otot, sangat elastis, dan berupa saluran dari vestibula sampai pada uterus. Vagina adalah tempat penetrasi penis pada saat sanggama, dan sebagai saluran keluarnya menstruasi.

Saat berhubungan seksual, biasanya sentuhan terhadap dinding vagina memberikan kenikmatan seksual pada perempuan. Dinding vagina bagian depan juga lebih banyak saraf dan sangat sensitif terhadap rangsangan daripada dinding vagina bagian belakang.

Meski manfaat dari organ vagina ini begitu besar, namun tak sedikit dari kaum perempuan yang masih kurang perhatian memberikan perawatan eksklusif. Mereka pikir sekadar dibasuh dengan air pun vagina sudah bersih. Tapi kenyataannya tidak begitu, masih banyak yang harus dilakukan oleh seorang perempuan untuk menjaga organ intimnya tetap sehat.

Berikut ini beberapa langkah awal yang perlu diketahui untuk melihat kesehatan vagina, yang dikutip dari buku “Kesproholic” karya Tim Mitra Inti.

Perhatikan cairan vagina

Cairan vagina dimiliki oleh tiap perempuan, terutama yang telah mengalami menstruasi. Bentuk cairan ada yang kental dan ada yang cair. Bila cairan itu berwarna bening, cair dan tidak beraroma, tandanya vagina Anda sehat. Namun bila cairan itu mengental, berwarna kuning, hijau atau pekat dan beraroma, besar kemungkinan vagina Anda mengalami infeksi.

Lakukan pemeriksaan rutin

Raba dan perhatikan vagina. Bila ada benjolan pada bagian-bagian tertentu, segera periksakan diri ke dokter. Bisa saja terjadi penyumbatan pada saluran disebabkan karena infeksi. Perhatikan dengan menggunakan cermin, kelebihan berat tubuh dapat mempengaruhi warna pada vagina, demikian juga dengan bertambahnya usia. Semakin gemuk/semakin meningkatnya usia, warna
vagina akan semakin gelap.

Perhatikan saat membersihkan

Membersihkan vagina perlu menggunakan trik khusus agar kuman yang ada di bagian belakang dekat anus tidak pindah ke bagian depan. Akan lebih baik bila Anda membersihkan vagina dari bagian depan ke belakang. Jangan melakukannya berulang-ulang, karena tetap saja kuman dapat pindah. Bila ingin mengulangnya, cuci tangan beberapa kali baru melakukannya sekali lagi. Demikian juga saat mengeringkannya. Lakukan dengan menggerakkan tangan dari bagian depan ke belakang dan bila ingin mengulanginya lagi, lipat kain pengeringnya agar tidak mengulang di tempat yang sama.

Lakukan seks yang cerdas

Anda perlu tahu secara detail dan mendalam siapa pasangan intim Anda. Saat Anda berhubungan seksual pun, Anda harus tahu bagaimana kondisi Anda. Sekalipun kondisi baik, bisa jadi Anda dan pasangan Anda sedang mengalami infeksi yang menular seksual. Untuk itu sebaiknya rutin memeriksakan diri dan pasangan ke dokter kesehatan organ reproduksi Anda.

Jangan obati sendiri

Bila Anda mengalami gejala-gejala infeksi pada vagina, jangan langsung mengobati sendiri dengan membeli obat bebas di apotek. Jangan sembarangan mengkonsumsi obat terutama obat oral tanpa petunjuk dokter bila tidak ingin mengalami efek samping yang justru merugikan diri sendiri.

Artikel lainnya klik saja : http://www.facebook.com/topic.php?topic=13380&post=78019&uid=85556789920#post78019

Dan bagi pasutri yang menginginkan artikel artikel seputar masalah seksualitas yang lebih mendalam dan vulgar silahkan belajar dengan bergabung di grup tertutup “ Suami Istri Tpis and Tricks Optimalisasi Kehidupan Seksual yang Sehat “
Di http://www.facebook.com/group.php?gid=228337562133

Selamat Membaca……….salam….
——————–

Untuk membalas pesan ini, ikuti tautan di bawah ini:
http://www.facebook.com/n/?inbox%2Freadmessage.php&t=1316209579602&mid=1cd102aG606ed158Gabdea7G0

Posted by: dora_emon | February 6, 2010

BERMASALAH TAPI MERASA NORMAL NORMAL SAJA.

Ditulis oleh Ibu Ning Puji Hastuti (Pengasuh Rubrik Rahasia Wanita)
Saat ini Indonesia lagi memasuki musim hujan…….dimana mana lembab,…..jamur tumbuh dimana mana……tak terkecuali di Mrs/Miss Vagina.
Nggak percaya ?!?! Lanjutkan saja membaca……

Dalam rentang 2 tahun lebih memberi jasa konsultasi kesehatan organ intim wanita…….ternyata terbukti bahwa banyak kaum wanita yang kurang mengerti dengan miliknya yang berharga yaitu miss/mrs vagina. Mungkin karena letaknya yang sangat tersembunyi ya…..sehingga sulit dilihat dan diamati.

Kenapa itu terjadi ?

Pada umumnya karena masih ada anggapan tabu, malu, pendidikan seks yang kurang dari orang tuanya dlsbnya sehingga akhirnya kurang mengerti seluk beluknya, wajarbila akhirnya “ kurang mengerti juga dalam perawatannya “……wajar juga kalau akhirnya merasa normal normal saja.

Padahal sebagian dari mereka tidak pernah berhitung biayanya ketika harus ke salon untuk perawatan wajah, kulit, tidak menawar ketika merogoh kantong untuk diet supaya langsing, tidak berpikir panjang membeli produk produk fashion yang harganya wahhhh..……semua itu dengan harapan bisa berpenampilan lebih cantik, tetapi lucunya mereka berhitung dan mengernyitkan dahi ketika mendapat tawaran produk untuk perawatan mrs V nya…….

Harap maklum……..mungkin karena kurang informasi atau merasa kalau wajah dan penampilan yang cantik bisa dilihat banyak orang , sedangkan untuk mrs v paling banter hanya dilihat sendiri atau suami

Tetapi menariknya…..kekurang tahuan tentang Mrs V tidak hanya mencakup mereka yang secara sosial ekonomi pendidikan dibawah rata rata, tetapi juga mereka yang mengenyam pendidikan tinggi, sosial ekonominya bahkan masuk kalangan jetset. Dan kalangan yang terakhir ini biasanya paling pede bahwa mereka nggak punya masalah walaupun akhirnya terbukti……woooo….bermasalah juga.

Kekurang tahuan cara perawatan mrs v tersebut menimbulkan masalah, masalah yang paling umum adalah keputihan.
Kita lihat statistiknya ( bukan sy yg bikin statistik lho…..cek aja ke IDI ) :

Setiap Wanita diseluruh dunia bisa dipastikan pernah mengalami keputihan……..
Sebagian besar mereka tidak tahu kenapa dan bagaimana mencari jalan keluarnya ?

80 % alasan wanita mengunjungi dokter adalah ingin menyelesaikan masalah keputihan…..

Mari sekarang kita sama sama belajar…….

Salah satu penyebab keputihan yang umum di indonesia adalah jamur. Namanya keren “ Candida Albicans “, salah satu jenis jamur yang sebenarnya normal hidup dan ditemukan dalam organ kewanitaan, sayangnya jamur ini akan berkembang biak hingga jumlahnya melampaui batas apabila terjadi perubahan kondisi organ intim wanita dan menyebabkan infeksi dan kebanyakan mengeluh sebagai keputihan.

Ciri-ciri gejalanya :

– Terdapat cairan kental didalam Mrs V
– Berwarna putih kekuningan seperti kepala
susu dan berbau tidak sedap
– Kadang diikuti rasa gatal yang kadang hebat
– Untuk yang akut diikuti juga rasa nyeri dan panas saat buang air kecil
atau berhubungan intim

Candida seperti anak kecil saja……suka yang mais manis….tapi bukan permen karet dan gula gula…..

Candida adalah jamur pelahap Glukosa/gula. Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh akan memicu kenaikan gula darah, bila itu terjadi maka candida akan berkembang pesat dan kasus infeksi jamur terjadi.

Siapa saja yang bisa kena keputihan karena jamur ini ????

Mereka yang :

Konsumsi Pil KB ( halow !!!! siapa yang minum pil KB ???, terbukti ya ?!?! )

Konsumsi Antibiotik ( antibiotik terutama yang berspectrum luas bisa membunuh bakteri doderlein lactobacillus yg secara normal hidup di daerah vagina sbg penjaga vagina dari penyusup yang tidak dikehendaki karena sbg penghasil asam laktat )

Konsumsi Steroid / Dopping

Kekurangan Zat Besi , kita khan tiap bulan ada tamu yang datang……

Stress, cape, loyo…..stamina drop dan imunitas turun

Kehamilan. Ledakan terjadi pada saat tri semester ke 3 masa kehamilan ( 6 bulan keatas )
Menderita Diabetes / Sakit Gula

Alergi Dermatologis

Kesehatan yang buruk

Pemakaian Vaginal Douches….pembilas/pembersih vagina

Pemakaian kontrasepsi vagina seperti foams dan sejenisnya

Koitus dengan pasangan terinfeksi atau dengan pasangan multiple

Celana dalam yang kencang, tidak menyerap keringat dan menahan panas

Umur ( premenarke dan post menopause )

Ini membuktikan bahwa hampir seluruh wanita bisa terkena !!!

BAGAIMANA DENGAN ANDA ?
Tenang ada Crystal X………….( bersambung )

Bagaimana fungsi dan cara kerja crystal x mengatasi keputihan ?

Untuk yg mau komen dan tulis2 silahkan klik di : http://www.facebook.com/topic.php?topic=13450&uid=85556789920

Ikuti tulisan berikutnya………..Salam…..
——————–

Posted by: dora_emon | January 23, 2010

Budidaya padi

Produksi gabah padi di Indonesia rata-rata 4 – 5 ton/ha. PT. NATURAL NUSANTARA berupaya membantu tercapainya ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi padi berdasarkan asas kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ).

SYARAT TUMBUH
Padi dapat tumbuh pada ketinggian 0-1500 mdpl dengan temperatur
19-270C , memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa naungan. Angin berpengaruh pada penyerbukan dan pembuahan. Padi menghendaki tanah lumpur yang subur dengan ketebalan 18-22 cm dan pH tanah 4 – 7.

PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
A.Benih
Dengan jarak tanam 25 x 25 cm per 1000 m2 sawah membutuhkan 1,5-3 kg. Jumlah ideal benih yang disebarkan sekitar 50-60 gr/m2. Perbandingan luas tanah untuk pembenihan dengan lahan tanam adalah 3 : 100, atau 1000 m2 sawah : 3,5 m2 pembibitan
B.Perendaman Benih
Benih direndam POC NASA dan air, dosis 2 cc/lt air selama 6-12 jam. tiriskan dan masukkan karung goni, benih padi yang mengambang dibuang. Selanjutnya diperam menggunakan daun pisang atau dipendam di dalam tanah selama 1 – 2 malam hingga benih berkecambah serentak.
C.Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Persemaian diairi dengan berangsur sampai setinggi 3 – 5 cm. Setelah bibit berumur 7-10 hari dan 14-18 hari, dilakukan penyemprotan POC NASA dengan dosis 2 tutup/tangki.
D. Pemindahan benih
Bibit yang siap dipindahtanamkan ke sawah berumur 21-40 hari, berdaun 5-7 helai, batang bawah besar dan kuat, pertumbuhan seragam, tidak terserang hama dan penyakit.
F. Pemupukan
Pemupukan seperti pada tabel berikut, dosis pupuk sesuai dengan hasil panen yang diinginkan. Semua pupuk makro dicampur dan disebarkan merata ke lahan sesuai dosis.
Khusus penggunaan Hormonik bisa dicampurkan dengan POC NASA kemudian disemprotkan ( 3-4 tutup NASA + 1 tutup HORMONIK /tangki ). Hasil akan bervariasi tergantung jenis varietas, kondisi dan jenis tanah, serangan hama dan penyakit serta

TABEL PENGGUNAAN POC NASA DAN SUPERNASA

Waktu Aplikasi
Jenis Pupuk Olah Tanah (kg) 14 hari ( kg ) 30 hari ( kg ) 45 hari ( kg ) 60 hari ( kg )
Urea 36,5 9 9 9 9
ZA 3,5 1 1 1 1
SP-36 6,5 1,5 1,5 1,5 1,5
KCl 20 5 5 5 5
Dolomit 13 3 3 3 3
SPR NASA 2 botol ( siram) 2 botol ( siram)
Catatan : Dosis produksi padi 1,2 – 1,7 ton/ 1000 M2 Gabah Kering Panen

Waktu Aplikasi
Jenis Pupuk Olah Tanah (kg) 10–14 hari ( kg ) 25–28 hari ( kg ) 42–45 hari ( kg )
Urea 12 6 6 6
SP-36 10 50
KCl 7 8
SPR NASA 1 botol (siram) 5 5 5
POC NASA 4-5 ttp/tgk (semprot) 4-5 ttp/tgk (semprot) 4-5 ttp/tgk (semprot)
Catatan : Dosis produksi padi 0,8 – 1,1 ton/ 1000 M2 Gabah Kering Panen

Waktu Aplikasi
Jenis Pupuk Olah Tanah (kg) 10–14 hari ( kg ) 25–28 hari ( kg ) 42–45 hari ( kg )
Urea 10 4,5 4 4
SP-36 11,5
KCL 5 6,5
POC NASA 20-40 ttp (siram) 4-8 ttp/tgk (semprot) 4-8 ttp/tgk (semprot) 4-8 ttp/tgk (semprot)
HORMONIK 1 ttp/tgk campur NASA 1 ttp/tgk campur NASA
Catatan : Dosis produksi padi 0,8 – 1,1 ton/ 1000 M2 Gabah Kering Panen

Cara Penggunaan SUPER NASA & POC NASA
1. Pemberian SUPER NASA dengan cara dilarutkan dalam air secukupnya kemudian disiramkan ( hanya disiramkan)
2. Jika dengan POC NASA dicampur air secukupnya bisa disiramkan atau disemprotkan.
3. Khusus SP-36 bisa dilarutkan SUPER NASA atau POC NASA, sedang pupuk makro lainnya disebar secara merata.
G. PENGOLAHAN LAHAN RINGAN
Dilakukan pada umur 20 HST, bertujuan untuk sirkulasi udara dalam tanah, yaitu membuang gas beracun dan menyerap oksigen.
H.PENYIANGAN
Penyiangan rumput-rumput liar seperti jajagoan, sunduk gangsir, teki dan eceng gondok dilakukan 3 kali umur 4 minggu, 35 dan 55.
I. PENGAIRAN
Penggenangan air dilakukan pada fase awal pertumbuhan, pembentukan anakan, pembungaan dan masa bunting. Sedangkan pengeringan hanya dilakukan pada fase sebelum bunting bertujuan menghentikan pembentukan anakan dan fase pemasakan biji untuk menyeragamkan dan mempercepat pemasakan biji.
J. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
· Hama putih (Nymphula depunctalis)
Gejala: menyerang daun bibit, kerusakan berupa titik-titik yang memanjang sejajar tulang daun, ulat menggulung daun padi. Pengendalian: (1) pengaturan air yang baik, penggunaan bibit sehat, melepaskan musuh alami, menggugurkan tabung daun; (2) menggunakan BVR atau Pestona · ·Padi Thrips (Thrips oryzae)
Gejala: daun menggulung dan berwarna kuning sampai kemerahan, pertumbuhan bibit terhambat, pada tanaman dewasa gabah tidak berisi. Pengendalian: BVR atau Pestona.
· Wereng penyerang batang padi: wereng padi coklat (Nilaparvata lugens), wereng padi berpunggung putih (Sogatella furcifera) dan Wereng penyerang daun padi: wereng padi hijau (Nephotettix apicalis dan N. impicticep).
Merusak dengan cara mengisap cairan batang padi dan dapat menularkan virus. Gejala: tanaman padi menjadi kuning dan mengering, sekelompok tanaman seperti terbakar, tanaman yang tidak mengering menjadi kerdil. Pengendalian: (1) bertanam padi serempak, menggunakan varitas tahan wereng seperti IR 36, IR 48, IR- 64, Cimanuk, Progo dsb, membersihkan lingkungan, melepas musuh alami seperti laba-laba, kepinding dan kumbang lebah; (2) penyemprotan BVR
· Walang sangit (Leptocoriza acuta)
Menyerang buah padi yang masak susu. Gejala buah hampa atau berkualitas rendah seperti berkerut, berwarna coklat dan tidak enak; pada daun terdapat bercak bekas isapan dan bulir padi berbintik-bintik hitam.
Pengendalian: (1) bertanam serempak, peningkatankebersihan, mengumpulkan dan memusnahkan telur, melepas musuh alami seperti jangkrik, laba-laba; (2) penyemprotan BVR atau PESTONA
· Kepik hijau (Nezara viridula)
Menyerang batang dan buah padi. Gejala: pada batang tanaman terdapat bekas tusukan, buah padi yang diserang memiliki noda bekas isapan dan pertumbuhan tanaman terganggu. Pengendalian: mengumpulkan dan memusnahkan telur-telurnya, penyemprotan BVR atau PESTONA
· Penggerek batang padi terdiri atas: penggerek batang padi putih (Tryporhyza innotata), kuning (T. incertulas), bergaris (Chilo supressalis) dan merah jambu (Sesamia inferens). Menyerang batang dan pelepah daun. Gejala: pucuk tanaman layu, kering berwarna kemerahan dan mudah dicabut, daun mengering dan seluruh batang kering. Kerusakan pada tanaman muda disebut hama “sundep” dan pada tanaman bunting (pengisian biji) disebut “beluk”. Pengendalian: (1) menggunakan varitas tahan, meningkatkan kebersihan lingkungan, menggenangi sawah selama 15 hari setelah panen agar kepompong mati, membakar jerami; (2) menggunakan BVR atau PESTONA
· Hama tikus (Rattus argentiventer)
Menyerang batang muda (1-2 bulan) dan buah. Gejala: adanya tanaman padi yang roboh pada petak sawah dan pada serangan hebat ditengah petak tidak ada tanaman. Pengendalian: pergiliran tanaman, tanam serempak, sanitasi, gropyokan, melepas musuh alami seperti ular dan burung hantu, penggunaan NAT (Natural Aromatic).
· Burung
Menyerang menjelang panen, tangkai buah patah, biji berserakan. Pengendalian: mengusir dengan bunyi-bunyian atau orang-orangan.
· Penyakit Bercak daun coklat
Penyebab: jamur Helmintosporium oryzae.
Gejala: menyerang pelepah, malai, buah yang baru tumbuh dan bibit yang baru berkecambah. Biji berbercak-bercak coklat tetapi tetap berisi, padi dewasa busuk kering, biji kecambah busuk dan kecambah mati. Pengendalian: (1) merendam benih di air hangat + POC NASA, pemupukan berimbang, tanam padi tahan penyakit ini.
· Penyakit Blast
Penyebab: jamur Pyricularia oryzae. Gejala: menyerang daun, buku pada malai dan ujung tangkai malai. Daun, gelang buku, tangkai malai dan cabang di dekat pangkal malai membusuk.
Pemasakan makanan terhambat dan butiran padi menjadi hampa. Pengendalian: (1) membakar sisa jerami, menggenangi sawah, menanam varitas unggul Sentani, Cimandiri IR-48, IR-36, pemberian pupuk N di saat pertengahan fase vegetatif dan fase pembentukan bulir; (2) pemberian GLIO di awal tanam
· Busuk pelepah daun
Penyebab: jamur Rhizoctonia sp. Gejala: menyerang daun dan pelepah daun pada tanaman yang telah membentuk anakan. Menyebabkan jumlah dan mutu gabah menurun. Pengendalian: (1) menanam padi tahan penyakit (2) pemberian GLIO pada saat pembentukan anakan
· Penyakit Fusarium
Penyebab: jamur Fusarium moniliforme. Gejala: menyerang malai dan biji muda menjadi kecoklatan, daun terkulai, akar membusuk. Pengendalian: merenggangkan jarak tanam, mencelupkan benih + POC NASA dan disebari GLIO di lahan
·Penyakit kresek/hawar daun
Penyebab: bakteri Xanthomonas campestris pv oryzae) Gejala: menyerang daun dan titik tumbuh. Terdapat garis-garis di antara tulang daun, garis melepuh dan berisi cairan kehitam-hitaman, daun mengering dan mati. Pengendalian: (1) menanam varitas tahan penyakit seperti IR 36, IR 46, Cisadane, Cipunegara, menghindari luka mekanis, sanitasi lingkungan; (2) pengendalian diawal dengan GLIO
· Penyakit kerdil
Penyebab: virus ditularkan oleh wereng coklat Nilaparvata lugens. Gejala: menyerang semua bagian tanaman, daun menjadi pendek, sempit, berwarna hijau kekuning-kuningan, batang pendek, buku-buku pendek, anakan banyak tetapi kecil. Pengendalian: sulit dilakukan, usaha pencegahan dengan memusnahkan tanaman yang terserang ada mengendalikan vector dengan BVR atau PESTONA.
· Penyakit tungro
Penyebab: virus yang ditularkan oleh wereng hijau Nephotettix impicticeps. Gejala: menyerang semua bagian tanaman, pertumbuhan tanaman kurang sempurna, daun kuning hingga kecoklatan, jumlah tunas berkurang, pembungaan tertunda, malai kecil dan tidak berisi. Pengendalian: menanam padi tahan wereng seperti Kelara, IR 52, IR 36, IR 48, IR 54, IR 46, IR 42 dan mengendalikan vektor virus dengan BVR.

K. PANEN DAN PASCA PANEN
·Panen dilakukan jika butir gabah 80 % menguning dan tangkainya menunduk

· Alat yang digunakan ketam atau sabit
· Setelah panen segera dirontokkan malainya dengan perontok mesin atau tenaga manusia
· Usahakan kehilangan hasil panen seminimal mungkin
Setelah dirontokkan diayaki (Jawa : ditapeni)
· Dilakukan pengeringan dengan sinar matahari 2-3 hari
· Setelah kering lalu digiling yaitu pemisahan gabah dari kulit bijinya.
· Beras siap dikonsumsi.

« Newer Posts - Older Posts »

Categories